Indra Sjafri Mengaku Sudah Diskusi dengan Shin Tae-yong dan Akan Segera Putuskan Nasib Jordi Amat

Indra Sjafri Mengaku Sudah Diskusi dengan Shin Tae-yong dan Akan Segera Putuskan Nasib Jordi Amat
Indra Sjafri Mengaku Sudah Diskusi dengan Shin Tae-yong dan Akan Segera Putuskan Nasib Jordi Amat

PSSI akan segera menentukan sikap terkait proses naturalisasi Jordi Amat yang gabung klub Malaysia, JDT

Celebrity’s– PSSI akan segera menentukan sikap terkait status naturalisasi Jordi Amat yang memilih berkarir bersama Johor Darul Takzim (JDT) daripada tetap stay Eropa.

Nama Jordi Amat ramai jadi perbincangan warganet beberapa hari terakhir. Pemain yang mempunyai keturunan Sulu itu secara mengejutkan bergabung dengan klub kaya raya, Malaysia, JDT.

Bergabungnya Jordi Amat ke klub negeri jiran tentu saja membuat sebagian netizen tidak puas. Bahkan menuntut untuk membatalkan proses naturalisasi pemain berisia 30 tahun tersebut.

Baca Juga:  Cara Midway Rally di Sekitar Mahasiswa yang Menderita Leukemia

Menanggapi hal tersebut, Dirtek PSSI, Indra Sjafri mengaku sudah berkomunikasi dengan Shin Tae-yong dan akan segera mengambil sikap tegas terkait proses naturalisasi Jordi Amat.

Indra Sjafri menyatakan rasa simpatiknya atas kekecewaan publik. Pelatih yang pernah mengantarkan timnas U-23 menjadi juara itu mengatakan akan ada informasi lanjutan yang akan disampaikan PSSI dalam beberapa hari kedepannya.

Baca Juga:  Harga Saham Bukopin (BBKP) Melesat Setelah Henry Sawali Mengumumkan Pembelian 200.000 Lembar Saham.

“Nanti akan ada rilis resmi PSSI, yang jelas saya sudah diskusi dengan STY karena ini adalah permintaannya. Kenapa? Karena dengan kualitas pemain yang ada kita ga mampu untuk berprestasi,” ujar Indra Sjafri, Kamis (30/6/2022).

“Saya memahami apa yang dirasakan oleh masyarakat apalagi main di JDT. Jadi mungkin masayarakat Indonesia kena dampak psikologis. Mungkin beberapa hari kedepan akan disampaikan sikap PSSI,” pungkasnya.

Memang jika dilihat dari segi statistik menurut laporan Footy Ranking, Liga Malaysia jauh lebih unggul dari tim ASEAN lainnya. Saat ini Liga Malaysia tersebut berada di peringkat 10 besar di Asia dan tertinggi di Asia Tenggara.

Baca Juga:  Resep Sektor Jasa Keuangan Supaya Moncer Menurut PDB RI 2022 5,31%

Liga 1 sendiri bahkan masih mendekam di urutan ke-27 se-Asia dan keenam di ASEAN. Artinya, kompetisi liga di Indonesia masih butuh banyak berbenah agar dapat menyokong kualitas Skuad Garuda.

close