Laga Timnas Indonesia Lawan Nepal Jadi Hari Penentuan Posisi Shin Tae-yong

Laga Timnas Indonesia Lawan Nepal Jadi Hari Penentuan Posisi Shin Tae-yong
Laga Timnas Indonesia Lawan Nepal Jadi Hari Penentuan Posisi Shin Tae-yong

Laga melawan Nepal menjadi laga penentuan bagi Shin Tae-yong tetap melatih timnas Indonesia

Nasib Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia sepertinya akan ditentukan dalam laga penentuan melawan Nepal pasa laga Kualifikasi Piala Asia 2023 ini.

Andai gagal membawa Timnas Indonesia tampil ke putaran final Piala Asia 2023, kemungkinan besar Shin Tae Yong akan didegradasi ke Timnas U-19 yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2023.

Kualifikasi Piala Asia 2023 adalah posisi tawar bagi Shin terhadap tekanan federasi, dalam hal ini Ketua Umum Mochamad Iriawan dan 12 Exco PSSI.

Seperti diketahui sebelumnya, PSSI ingin Shin Tae-yong fokus melatih Timnas U-19 saja. Sejak dikontrak pada Desember 2019 silam, pelatih asal Korea Selatan tersebut menangani tiga tim sekaligus, yakni senior, U-23, dan U-19.

Oleh sebab itu, PSSI menilai Shin Tae-yong sangat keteteran dan harus dicarikan alternatif untuk kebaikan bersma.

Selain itu, Shin Tae-yong juga belum memberikan sama sekali prestasi untuk timnas Indonesia.

Baca Juga:  Cara Midway Rally di Sekitar Mahasiswa yang Menderita Leukemia

Ia hanya mempersembahkan gelar runner up Piala AFF 2020 (2021) dan medali perunggu SEA Games 2021 (2022).

Meski sudah sering melakukan pemusatan latihan di luar negeri. PSSI khawatir dengan melatih tiga kategori usia malah berujung tak memenuhi target di Piala Dunia U-20 2023.

Piala Dunia U-20 2023 dianggap vital karena Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Oleh sebab itu pemerintah turut membiayai ongkos latihan tim ini. Harapan pemerintah, Timnas U-20 membuahkan prestasi.

PSSI sebagai pihak yang mendapat kucuran dana dari pemerintah tak ingin mengecewakan. Dalam artian PSSI ingin ajang yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19 ini berusaha sebaik mungkin dikelola maksimal, agar bisa mengukir prestasi.

Masalahnya, PSSI dan Shin sudah sepakat menjalin kemitraan selama empat tahun atau hingga akhir 2023. Selama itu, Shin diberi kepercayaan menangani tiga kategori Timnas. Shin pun percaya diri bisa memberi hasil sesuai target.

Baca Juga:  Masih Terlihat Menarik, Pendanaan Fintech Global Menurun 46,2 Persen

Saat ini Timnas Indonesia mengoleksi tiga poin dan menjadi runner up sementara Grup A. Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan harus menang untuk menjaga kans lolos ke putaran final Piala Asia 2023 tetap terjaga.

Sementara itu, Asisten pelatih Nepal, Kiran Shraddha memastikan timnya akan mengerahkan seluruh kemampuan lawan Timnas Indonesia dalam lanjutan Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023.

Nepal saat ini menempati posisi juru kunci klasemen sementara tanpa poin. Meski terpuruk di dasar klasemen, Nepal berjanji akan memberikan segalanya untuk membendung langkah tim Merah Putih ke putaran final.

“Meski Nepal sudah terlempar dari kualifikasi, kami akan memberikan segala yang kami punya melawan Indonesia untuk memperlihatkan citra kami yang sebenarnya sebagai sebuah tim nasional,” ujar Shraddha dilansir dari Al Anba.

Motivasi Nepal itu patut untuk diwaspadai oleh Timnas Indonesia. Skuad asuhan Shin Tae Yong harus tetap tampil fokus dan disiplin sepanjang 90 menit melawan Nepal yang dianggap sebagai tim terlemah di Grup A.

Baca Juga:  Mengenal National Register of Historic Places dan Bagaimana Georgia Termasuk di Dalamnya

Timnas Indonesia memang pantang terpeleset. Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan bahkan wajib meraih kemenangan dan sebisa mungkin dengan skor besar untuk menjaga peluang lolos ke Piala Asia 2023.

Timnas Indonesia saat ini menempati posisi kedua klasemen dengan mengoleksi tiga poin. Timnas Indonesia memiliki poin yang sama dengan Kuwait tetapi unggul head to head karena menang 2-1 atas tuan rumah di laga perdana Grup A.

Di laga terakhir, Kuwait akan bersua Yordania yang diperkirakan akan berjalan alot. Sementara Timnas Indonesia baru akan bermain beberapa jam berselang melawan Nepal dalam upaya melangkah ke Piala Asia yang terakhir kali terjadi tahun 2007 saat menjadi tuan rumah bersama.

close