Presiden Kuala Lumpur City Tegaskan Penyerang Bus PSM Bukan Suporternya

Presiden Kuala Lumpur City Tegaskan Penyerang Bus PSM Bukan Suporternya
Presiden Kuala Lumpur City Tegaskan Penyerang Bus PSM Bukan Suporternya

CELESPORT – Khalid Samad, selaku Presiden Kuala Lumpur (KL) City FC menegaskan bahwa tragedi penyerangan terhadap bus PSM Makassar itu bukanlah sekelompok fans dari klubnya.

Tetapi, dia menduga bahwa insiden tersebut dilakukan oleh sejumlah oknum bayaran yang disuruh.

Khalid Samad pun juga merasa geram dengan apa yang sudah dialami oleh PSM Makassar. Dia juga kesal dengan kelakuan oknum tersebut karena juga dinilai merugikan nama Malaysia yang diberi kepercayaan sebagai tuan rumah final AFC CUP 2022 zona ASEAN.

Baca Juga:  Pendapat OJK Tentang Rencana Masa Depan Pengelolaan Dana Pensiun BUMN

Seperti yang diketahui, PSM Makassar mengalami tragedi yang tidak mengenakkan setelah tampil di pertandingan tandang di partai final AFC CUP 2022 zona ASEAN yang berlansung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Klub kebanggaan warga Makassar tersebut mengalami kekalahan dengan skor yang cukup telak, yakni 2-5 yang berlangsung di Stadion KLFA pada hari Rabu (24/8/2022) kemarin.

Baca Juga:  Masih Terlihat Menarik, Pendanaan Fintech Global Menurun 46,2 Persen

Meski begitu, ulah tersebut buktinya begitu merugikan bagi kedua belah pihak. Disisi lain, skuad Juku Eja juga telah melaporkan insidden tersebut yang sebelumnya diduga dilakukan oleh para pendukung dari Kuala Lumpur City FC tersebut.

Tak segan – segan, PSM Makassar pun melaknat keras atas perilaku yang sangat merugikan tersebut. Laporan yang diajukan tersebut sudah resmi dikirimkan kepada pihak AFC pada hari Kamis (25/8/2022).

Baca Juga:  Cadangan Devisa Meningkat, Seberapa Kuat Indonesia Menghadapi Resesi?

Sampai saat ini masih belum ada pernyataan lebih lanjut dari pihak AFC mengenai insiden tersebut. Menarik untuk menantikan seperti apa kelanjutan dari hasil keputusan pihak AFC kepada Kuala Lumpur City FC.

close